Rabu, 27-05-2020,  

Home   Agenda  Download  Foto  Video  Peta Situs  Situs Terkait  Saran  Kontak


Dengan Semangat Kebersamaan, Kita Bangun Banua Sanggam Menjadi Lebih Maju dan Mandiri
 
0 1


Foto Kegiatan


Bank Data


Agenda Kegiatan


Top Download

Berita dan Kegiatan


Soal Keringanan Tagihan Listrik, Begini Penjelasan Manager PLN ULP Paringin

Paringin - Pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan menggratiskan listrik 450 VA dan Diskon 50% untuk listrik 900 VA yang bersubsidi.

Manager Perusahaan Listrik Negara (PLN) ULP Paringin, Ragil Catur Apriandani  menjelaskan, mengenai Kebijakan tersebut, saat di temui Tim Media Center, di Kantor PLN ULP Paringin, Kabupaten Balangan, Senin (6/4/2020).

Untuk Prabayar (Analog) Listrik 450 VA pembayarannya digratiskan selama bulan April, Mei, dan Juni, untuk yang pasca bayar (Token) diliat pemakaian tertinggi selama 3 bulan terakhir, nantinya akan diberikan token listrik gratis.

Pengratisan listrik 450 VA sudah berlaku dan tidak bisa lagi membayar tagihan listrik.

Kemudian, listrik prabayar 900 VA diberikan diskon 50% untuk pemakaian bulanan.

"Misalnya pemakaian Rp 500 ribu sekarang hanya Rp 250 ribu rupiah," kata Ragil Catur.

Sedangkan, Listrik untuk pasca bayar, masyarakat dapat membeli token melalui website PLN pada program stimulus COVID-19, kemudian memasukkan id pelanggan dan akan muncul nomor tokennya.

"Tetapi, untuk pembelian token Listrik 900 VA belum bisa dilakukan karena masih dalam proses," Kata Ragil Catur.

Apabila token listrik habis, pembelian secara normal masih berlaku, sambil menunggu pembelian listrik 50% sudah bisa diakses.

Ragil Catur lanjut menjelaskan, yang diberikan diskon 50% untuk listrik 900 VA hanya yang bersubsidi.

Untuk membedakan Listrik yang di pakai bersubsidi atau non-subsidi dengan melihat kode yang ada di struk pembayaran listrik.

Listrik bersubsidi analog atau prabayar tertulis kode R1, untuk non-subsidi kodenya R1M.

"Kemudian, untuk yang prabayar atau Token bersubsidi tertulis kode R1T dan R1MT untuk non-subsidi," jelasnya.

Ragil Catur mengatakan, pelanggan pengguna listrik di Kabupaten Balangan sendiri berjumlah sebanyak 32 ribu pelanggan, yaitu 17 ribu pengguna manual, dan 15 ribu pengguna token.

Dia menambahkan, terkait adanya diskon atau tidak ada diskon sebenarnya PLN selalu melakukan persiapan untuk pelayanan jaringan listrik, sebenarnya sebelum presiden kemarin melakukan statement untuk pemberian keringanan ini, kami selalu melakukan pemeliharaan untuk pengambilan jaringan listrik.

"Jadi tidak ada hubungannya sama sekali dengan sistem ataupun persiapan PLN sendiri."Jelasnya.

Tim Kominfo/Andri


  Hits (60)    Waktu :06-04-2020 (03:52:33)   Komentar (0)

Komentar
Alamat Email
Komentar

Tidak ada komentar
Hal