Kamis, 26-11-2020,  

Home   Agenda  Download  Foto  Video  Peta Situs  Situs Terkait  Saran  Kontak


Dengan Semangat Kebersamaan, Kita Bangun Banua Sanggam Menjadi Lebih Maju dan Mandiri
 
0 1


Foto Kegiatan


Bank Data


Agenda Kegiatan


Top Download

Berita dan Kegiatan


Balangan Gelar Festival Buah Lokal Kalimantan

Halong - Kabupaten Balangan kembali mengenalkan serta mempromosikan buah lokal dan langka khas pulau Kalimantan, khususnya Kalimantan Selatan, melalui festival buah lokal, di Desa Marajai, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Minggu (09/02/2020).

Festival buah lokal Tahun 2020 ini mengusung tema “Hutan Lestari Desa Mandiri”. Festival buah yang digelar untuk kedua kalinya ini, berlangsung selama 2 hari, tanggal 8-9 Februari 2020, dengan  memperkenalkan berbagai macam buah lokal dan langka khas Kalimantan sebanyak 150 macam jenis.

Bupati Balangan, Ansharuddin mengatakan, bahwa festival buah lokal ini kembali digelar di Desa Marajai, sebagai salah satu desa yang memiliki berbagai macam jenis buah lokal khas Kalimantan Selatan, dengan menampilkan 82 jenis buah yang ada.

“Kita sangat bersyukur bahwa ternyata buah-buah langka ada di Desa Marajai, antara lain seperti buah kapul, mahrawin, karusung, serta banyak buah lainnya. Diantara buah2 tersebut, ada yang rasanya asam dan ada yang manis,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Selatan, Samsir Alam, menyampaikan bahwa dengan adanya festival buah tersebut, dapat menjadi moment yang tepat sebagai upaya untuk mengangkat serta melestarikan buah-buahan lokal, yang berupa buah hutan maupun buah gunung yang ada di Kabupaten Balangan.

“Kita akan siapkan anggaran, agar kita bisa menanam kembali dan melestarikan kembali buah-buah ini, serta akan kita angkat ke level yang lebih tinggi dan besar, terkait ragam buah khusus di Kabupaten Balangan yang tidak ada di Kabupaten lain,” ucapnya.

Adapun Inisiator Festival Buah Lokal sekaligus Ketua Pelaksana, Hanif Wicaksono menambahkan, bahwa festival buah tersebut bertujuan untuk mendorong masyarakat, agar lebih peduli terhadap hutan serta menjaga dan memanfaatkan sumber daya genetik lokal buah, agar bisa menjadi sebuah mata pencaharian guna meningkatkan perekonomian warga yang ada di Desa Marajai.

“Sebenarnya luar biasa potensi buah-buahannya.  Kalo bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan mereka itu sebenarnya bisa. Namun, karena belum ada yang membantu mereka, sehingga muncullah sebuah ide kami dengan membuat festival buah ini,” terangnya.

Sosok yang berhasil mendapatkan penghargaan Kalpataru ini berharap, semoga Pemerintah Kabupaten Balangan dapat lebih giat menangani hal tersebut. Melihat antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut, untuk bisa memberikan sebuah fasilitas yang diperlukan, sehingga dapat memajukan Desa Marajai.

Festival buah lokal tersebut dihadiri oleh Bupati Balangan beserta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Balangan, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Forkopimda Kabupaten Balangan, Perwakilan Perusahaa, Kepala SKPD lingkup Pemkab Balangan, Camat Se- Kabupaten Balangan, Ketua Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan warga masyarakat maupun wisatawan.

Tim Kominfo/Sinta

  Hits (103)    Waktu :10-02-2020 (02:48:37)   Komentar (0)

Komentar
Alamat Email
Komentar

Tidak ada komentar
Hal