Sabtu, 22-09-2018,  

Home   Agenda  Download  Foto  Video  Peta Situs  Situs Terkait  Saran  Kontak


Dengan Semangat Kebersamaan, Kita Bangun Banua Sanggam Menjadi Lebih Maju dan Mandiri
 
0 1 2


Foto Kegiatan


Bank Data


Agenda Kegiatan


Top Download

Berita dan Kegiatan


TEKAN MARAKNYA PEREDARAN NAPZA, PEMERINTAH KABUPATEN BALANGAN ADAKAN SOSIALISASI

Paringin - Peredaran minuman keras dan obat-obatan terlarang di wilayah Kabupaten Balangan makin mengkhawatirkan. Tak hanya menyasar orang dewasa, belakangan peredarannya makin berani dengan menyasar ke anak-anak berstatus pelajar. Contoh terakhir, dua pelajar menemui ajalnya setelah pesta minuman keras oplosan dengan bahan kimia di sekolahnya.

Menyikapi  fenomena ini, Pemerintah Kabupaten Balangan mengadakan Sosialisasi tentang Penyalahgunaan NAPZA di Aula Benteng Tundakan, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Balangan, Senin (29/1). Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kapolres Balangan, Kepala Kejaksaan Negeri Balangan, Kepala BNNK Balangan, Kepala Pengadilan Negeri Amuntai Balangan, Kepala Pengadilan Agama Kabupaten Balangan, Ketua MUI Kabupaten Balangan, Kepala SKPD se-Kabupaten Balangan, Camat se-Kabupaten Balangan serta para tokoh masyarakat se-Kabupaten Balangan.

“Dilihat dari peningkatan kasusnya tiap tahun, minuman keras dan obat-obatan khususnya jenis carnophen menduduki posisi tertinggi. Sebaliknya, kasus narkotika justru menurun,” papar Kapolres Balangan, AKBP Moh. Zamroni.

Ia menambahkan, pihak kepolisian berharap peran serta lebih aktif dari masyarakat jika di lingkungannya ada ditemukan penyalahgunaan NAPZA. Salah satunya dengan cara pendekatan oleh tokoh agama atau tokoh masyarakat di lingkungan tersebut.

“Mari bersama-sama kita cegah peredaran NAPZA di  Kabupaten Balangan ini”, tandasnya.

Sementara itu, Bupati Balangan, H. Ansharuddin menyambut baik diselenggarakannya  acara ini. Apalagi semua pihak terkait bisa hadir dan bisa memberi masukan untuk mencegah semakin maraknya praktek peredaran dan penggunaan NAPZA di Kabupaten Balangan.

“Sasaran para pengedar itu adalah generasi muda, karena mereka yang paling mudah didoktrin untuk menggunakan NAPZA. Karena itu, alangkah baiknya fokus pencegahan ini diarahkan ke mereka. Bagaimanapun generasi muda itu adalah generasi penerus yang akan membangun Kabupaten Balangan ini ke depan”, ujarnya.

Ansharuddin menambahkan, dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan NAPZA ini, dia tidak akan pandang bulu. Siapa pun itu, kalau terlibat peredaran dan penyalahgunaan NAPZA, maka akan diproses sesuai aturan yang berlaku.

“Terbukti PNS yang terbukti terlibat, sudah saya kenai sanksi, mulai dari penurunan pangkat hingga pemberhentian”, pungkasnya. (Tim Kominfo)

  Hits (189)    Waktu :30-01-2018 (08:32:15)   Komentar (0)

Komentar
Alamat Email
Komentar

Tidak ada komentar
Hal