Jumat, 23-02-2018,  

Home   Agenda  Download  Foto  Video  Peta Situs  Situs Terkait  Saran  Kontak


Dengan Semangat Kebersamaan, Kita Bangun Banua Sanggam Menjadi Lebih Maju dan Mandiri
 
0 1


Foto Kegiatan


Bank Data


Agenda Kegiatan


Top Download

Berita dan Kegiatan


IDOLA 2030, BALANGAN CANANGKAN KABUPATEN LAYAK ANAK

Paringin – Indonesia Layak Anak (Idola) merupakan salah satu standar yang ditargetkan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Demi ini semua, Kabupaten Balangan mencanangkan ‘Balangan Kabupaten Layak Anak’ dalam apel gabungan di Halaman Kantor Bupati Balangan beberapa waktu lalu.

Dalam kata sambutannya, Bupati Balangan yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan, Ruskariadi, mengungkapkan bahwa anak adalah investasi masa depan. Untuk itu, pemerintah wajib menyiapkan dan melaksanakan dengan mengembangkan kebijakan untuk anak.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Balangan, yang telah berperan besar membidani lahirnya Balangan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA).

Untuk menandai pencanangan tersebut, dilaksanakan pelepasan balon dan penandatanganan dukungan pelaksanaan Balangan Kabupaten Layak Anak, oleh seluruh Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Balangan.

Seusai pelaksanaan kegiatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Balangan, Hj. Hasmiati mengungkapkan, Kota atau Kabupaten Layak Anak ini merupakan langkah awal mewujudkan visi anak Indonesia yang sehat, tumbuh dan berkembang, cerdas ceria, berakhlak mulia, terlindungi , aktif berpastisipasi, serta cinta pada bangsa dan negara indonesia.

“Pencanangan Balangan Kabupaten Layak Anak ini, merupakan bukti nyata bahwa semua unsur di Kabupaten Balangan akan bersama-sama mewujudkan gerakan Dunia yang sesuai dengan anak, dan Indonesia Layak Anak (Idola) pada 2030,” ungkapnya.

Ditambahkannya, untuk mencapai ini semua, Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, namun dibutuhkan pengintegrasian komitmen antara pemerintah, masyarakat, media dan dunia usaha secara menyeluruh dan berkelanjutan, untuk membuat program yang menjamin pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak ini.

“Selanjutnya, sebagai acuan dalam pelaksanaan untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak ini, diharapkan pemerintah dan seluruh pemangku kebijakan harus memperhatikan 24 Indikator yang mendukung terbentuknya KLA,” ujarnya. 

Dijelaskannya lebih lanjut, ke-24 indikator tersebut secara garis besar tercermin dalam 5 klaster hak anak. Beberapa indikator tersebut diantaranya adalah tersedianyanya peraturan / kebijakan daerah tentang KLA, terlembaganya KLA, adanya keterlibatan lembaga masyarakat, dunia usaha dan media massa dalam pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak, dan tersedianya fasilitas informasi layanan anak.

“Memang tidak mudah, namun saya yakin dengan komitmen yang kuat, kita bisa bersama-sama mewujudkan KLA sebagai salah satu cara menurunkan angka kekerasan, khususnya terhadap anak,” pungkasnya. [rie / tim kominfo]


  Hits (72)    Waktu :21-12-2017 (08:26:37)   Komentar (0)

Komentar
Alamat Email
Komentar

Tidak ada komentar
Hal