Sabtu, 18-11-2017,  

Home   Agenda  Download  Foto  Video  Peta Situs  Situs Terkait  Saran  Kontak


Dengan Semangat Kebersamaan, Kita Bangun Banua Sanggam Menjadi Lebih Maju dan Mandiri
 
0 1


Foto Kegiatan


Bank Data


Agenda Kegiatan


Top Download

Berita dan Kegiatan


USG untuk Memeriksa Kesejahteraan Bayi dalam Kandungan

Paringin – Jika pemeliharaan janin dalam rahim secara tradisional, dilakukan dengan usaha yang bersifat turun-temurun dan sesuai adat kebiasaan masyarakat. Di Balangan, penggunaan alat canggih sudah mulai masuk ke Desa-desa.

Teknologi yang dimaksud adalah penggunaan Ultrasonografi (USG), yaitu teknologi pencitraan yang dapat melihat fisik dan fungsi organ janin, sehingga perkembangan janin yang merupakan keajaiban alam ciptaan Tuhan ini, dapat kita pantau kesejahteraannya.

Agar penggunaan teknologi canggih ini bisa menjangkau desa-desa yang ada di Kabupaten Balangan, Dokter Spesialis Kebidanan dari RSUD Balangan dalam waktu-waktu tertentu, melaksanakan kunjungan ke Puskesmas-puskesmas yang ada di Kabupaten Balangan. 

Pada hari Kamis beberapa waktu lalu, giliran Puskesmas Lokbatu Kecamatan Batumandi yang mendapat kunjungan dari Dokter Spesialis Kandungan. Dari kegiatan tersebut, ada 50 orang ibu hamil diperiksa menggunakan USG. Dokter Spesialis Kebidanan, dr. Nyoman Suyasa Wijaya, Sp.OG (K), yang kesehariannya bertugas di RSUD Balangan, saat di temui di tempat kegiatan mengungkapkan, selain ia dapat bersilaturahmi dan mengamalkan ilmu pengetahuan yang didapatkannya, dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu dalam menurunkan Angka Kematian Ibu, serta dapat memantau kesejahteraan janin dalam kandungannya.

“Penggunaan USG ini biasanya digunakan dalam 3 fase trimester, yaitu pada saat kehamilan trimester satu, dua, dan tiga,” ungkapnya.

Ditambahkannya, tujuan pemeriksaan USG pada trimester pertama, diantaranya untuk mengkonfirmasi kehamilan, mengetahui usia kehamilan saat mengalami ciri ciri orang hamil, memeriksa perkembangan embrio di dalam rahim dan memastikannya tidak berkembang di dalam tuba falopi, mengkonfirmasi jumlah embrio untuk mengetahui kehamilan molar atau anggur. Selain itu juga, untuk memeriksa plasenta, uterus, ovarium, dan leher rahim

Pada Trimester kedua (Minggu ke-12 hingga minggu ke-24), USG dapat digunakan untuk memeriksa perkembangan bayi dalam kandungan, diantaranya struktur janin, seperti tulang belakang, kaki, otak dan organ-organ dalam lainnya. Selain itu, manfaat USG kehamilan juga dapat mendeteksi adanya ciri-ciri hamil kembar, yang dapat mengganggu pertumbuhan janin. Mengetahui usia kehamilan dan berat badan bayi, dan untuk mengetahui adanya kelainan pada janin, mengetahui ada atau tidaknya gangguan kehamilan.

Pada Trimester ketiga (Minggu ke 24 hingga Minggu ke 40 atau kelahiran), USG digunakan untuk memeriksa pertumbuhan bayi, sehingga didapatkan informasi kelainan bawaan dan resiko cacat lahir nantinya. Selain itu, USG juga dapat mengkonfirmasi terjadinya kematian di dalam rahim, memonitor kadar cairan ketuban,  dan mengetahui jenis kelamin.

“Sebenarnya, masih banyak lagi manfaat dari USG. Namun pada intinya, dengan mengetahui masalah sebelum proses kelahiran, dokter dan keluarga dapat mempersiapkan serta menyusun rencana perawatan pada saat dan pasca kelahiran nantinya,” ujarnya.

Ditambahkannya, berdasarkan data pada data Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, jumlah total kematian ibu hamil tahun 2016 adalah 5 orang. Tahun 2017 ini terhitung Januari sampai dengan Juni 2017, tercatat sudah 2 orang ibu hamil meninggal dunia.

Selanjutnya, jumlah kematian bayi selama tahun 2016 di Kabupaten Balangan, dari 2.336 kelahiran hidup adalah 10 kematian bayi berusia lebih dari 28 hari sampai 11 bulan dan 21 kematian bayi berusia 0 sampai 28 hari. Dari hasil evaluasi program yang dilaksanakan beberapa bulan yang lalu, diketahui pula bahwa sampai dengan bulan Juni 2017 ada 13 bayi yang telah meninggal.

“Dilihat dari angka-angka ini, angka kematian ibu dan bayi kita memang mengalami penurunan. Namun seperti apapun itu, kita harus tetap waspada dan bekerja ekstra, agar hal-hal yang tidak kita inginkan tidak terjadi,” pungkasnya. [Rie / tim kominfo]


  Hits (11)    Waktu :01-11-2017 (02:37:59)   Komentar (0)

Komentar
Alamat Email
Komentar

Tidak ada komentar
Hal