Selasa, 12-12-2017,  

Home   Agenda  Download  Foto  Video  Peta Situs  Situs Terkait  Saran  Kontak


Dengan Semangat Kebersamaan, Kita Bangun Banua Sanggam Menjadi Lebih Maju dan Mandiri
 
0 1


Foto Kegiatan


Bank Data


Agenda Kegiatan


Top Download

Berita dan Kegiatan


Gua Karts Penyeimbang Alam

Paringin Selain hutan dan sungai, kawasan Meratus juga terdiri dari pegunungan batu kapur (karst). Kawasan karts ini bukan hanya berupa gunung, tetapi juga berbentuk gua lengkap dengan stalaktit dan stalaknitnya. Gua karts yang terletak di kawasan Meratus di Kabupaten Balangan terbagi di dua kecamatan yakni, Halong dan Tebing Tinggi.

Di Kecamatan Halong, gua karst yang ada adalah Gua Pakasayan, Batu Batulis, Ceruk Batu Batulis, Kandang Kerbau, Bantai, Liang Hajang, Kelelawar, Belawan, Sidabong, dan Liang Karewo. Sedangkan di Kecamatan Tebing Tinggi yakni, Goa Gunung Batu Sungsum, Landak, Ceruk Landak, Pagat, Gunung Alupun, Aung-aung dan Hantanung. Dari sekian gua tersebut, Gua Gunung Batu Sumsum dan Gua Berangin Gunung Belawan merupakan tempat yang familiar ditengah masyarakat.

Gua Belawan yang berada di Desa Kapul Kecamatan Halong memiliki keunikan, yakni mempunyai banyak terowongan kecil yang didalamya berhembus angin terus menerus. Gua Sumsum berada di Desa Sumsum Kecamatan Tebing Tinggi dan untuk menuju ke sana cukup mudah, karena berada persis dipinggir jalan antar kecamatan.

Menurut Ketua Komunitas Historia Indonesia (KHI) cabang Kalsel, Dharma Setyawan, keberadaan gua karst sangat potensial untuk dijadikan objek wisata, namun dengan catatan tetap memperhatikan kelestariannya. Gua Sumsum misalnya, kata Dharma, memiliki ornamen gua (speleotem) yang cukup indah seperti stalaktit, stalagmit, pilar, column, dan canopy dengan berbagai bentuk menghiasi ruangan gua ini.

"Namun sangat disayangkan keberadaan ornamen-ornamen indah tersebut, saat ini terlihat kurang menarik dikarenakan banyak coretan-coretan di dinding gua dan ditambah adanya tambang galian C yang merusak sebagian kawasan gua karts ini. Gua ini sebenarnya cukup berpotensi menjadi gua wisata bila dikembangkan dan dikelola dengan bijaksana," bebernya.

Selain sebagai objek wisata, lanjut pemerhati sejarah ini, keberadaan kawasan karst yang merupakan bagian pegunungan Meratus memiliki potensi yang luar biasa bagi penunjang kehidupan manusia yang harus disadari bersama.

"Berdasarkan sifat fisiknya, kawasan karst memiliki fungsi utama sebagai akuifer air yang memenuhi air baku bagi masyarakat yang hidup di dalamnya, kawasan ini juga berfungsi sebagai penjaga keseimbangan ekosistem regional, sehingga perlu dijaga kelestariannya,"jelasnya. (sugi / tim kominfo)


  Hits (426)    Waktu :04-10-2016 (10:53:03)   Komentar (0)

Komentar
Alamat Email
Komentar

Tidak ada komentar
Hal